Pemilu di Selandia Baru Jadwal Pemilu 2014 Jadwal Sosialisasi Pemilu Tahapan Pemilu Panitia Pemilu Selandia Baru
Cara Pencobolosan yang Sah Pemungutan Suara lewat Pos Pemungutan Suara di TPS
Per KPU No 20/2014 - Pemungutan Suara LN Pilpres Per KPU No 9/2014 - Penyusunan DPLN Pilpres Per KPU No 28/2013 - Pemungutan Suara LN Per KPU No 04/2013 - Tata Kerja PPLN Per KPU No 07/2013 - Tahapan Pemilu Per KPU No 10/2013 - Penyusunan DPLN Per KPU No 12/2013 - Perubahan no 04 thn 2013
Daftar Caleg Tetap (DCT) DCT DKI Jakarta II Profile lengkap DCT
Visi, Misi dan Program Website Profil Prabowo Profil Hatta
Visi, Misi dan Program Website Profil Jokowi Profil JK
Pemutakhiran Data Pemilih Daftar Pemilih Tetap Rekap Proses Pemutakhiran Data
Komisi Pemilihan Umum KBRI Wellington Diaspora Memilih Pemilu di Belanda Pemilu di Australia Pemilu di Malaysia
KTP & Paspor bisa digunakan

Pemilu Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009

Cetak   Email ke teman   Share
Mega-Prabowo SBY-Boediono JK-Wiranto
1 2 3


UU No 42/2008 Pemilu Presiden >>>
Per KPU No 32/2009 Jadwal Pilpres >>>

Jadwal Pemilu Presiden
Pendaftaran Capres/Cawapres 10-16 Mei
Verifikasi Persyaratan Capres/Cawapres 17 Mei - 4 Juni
Penetapan Nama Capres/Cawapres 9 Juni
Kampanye Presiden 12 Juni - 4 Juli
Pemungutan Suara 8 Juli
Pengumuman Hasil Pemilu 25 - 27 Juli

Jika suara mayoritas tidak mencapai minimum 50% secara nasional dengan 20% di setiap provinsi, maka dilakukan Pemilu Presiden Tahap II.

Apa itu Pemilu Presiden?
  • Pemilihan Umum, selanjutnya disebut Pemilu, adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Pasangan Calon diusulkan oleh Partai Politik atau Gabungan Partai Politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% (dua puluh lima persen) dari suara sah nasional dalam Pemilu anggota DPR, sebelum pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.
  • Penentuan calon Presiden dan/atau calon Wakil Presiden dilakukan secara demokratis dan terbuka sesuai dengan mekanisme internal Partai Politik bersangkutan.
  • Partai Politik dapat melakukan kesepakatan dengan Partai Politik lain untuk melakukan penggabungan dalam mengusulkan Pasangan Calon.
  • Partai Politik atau Gabungan Partai Politik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) hanya dapat mencalonkan 1 (satu) Pasangan Calon sesuai dengan mekanisme internal Partai Politik dan/atau musyawarah Gabungan Partai Politik yang dilakukan secara demokratis dan terbuka.
  • Jika Pasangan Calon pemenang tidak mencapai minimum 50% suara nasional dan 20% di minimum 17 provinsi, maka dilakukan Pemilu Presiden Tahap II.
  • Penyelenggara Pemilu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, adalah Komisi Pemilihan Umum selanjutnya disebut KPU sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008.
  • Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, selanjutnya disebut KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota adalah Penyelenggara Pemilu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden untuk tingkat provinsi dan tingkat kabupaten/kota.
Siapa yang berhak memilih?
  1. Warga Negara Indonesia yang pada hari pemungutan suara telah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih atau sudah/pernah kawin mempunyai hak untuk memilih.
  2. Warga Negara Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didaftar oleh penyelenggara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dalam daftar pemilih.